Kamis, 31 Desember 2009

awal sebuah kisah Eps Malem Tahun Baru

pagi ini dia datang kerumahku,,, entah apa tujuan utamanya, tapi aku merasa senang dia masih mau main kerumahku,sudah kusiapkan camilan spesial untuknya dan minuman yang mungkin baru dia temui semasa hidupnya. tak ada seorangpun dirumah, hanya aku dan nenekku, sehingga aku mengajaknya ke ruang TV dilantai 2. hanya aku dan dia diruang itu, walaupun sebenarnya itu dilarang oleh mami-bapakku,dan mungkin aku akan dimarahin warga kalau hal ini diketahui. tapi aku tidak punya niat buruk kepadanya. untungnya diapun juga beranggapan begitu kepadaku.
ternyata dia juga membawakanku makanan, dan sekotak roti untuk nenekku... agak aneh sih, tapi apa ya yang aneh... pacar? bukan, selingkuhan?bukan, calon pacar? gak tau juga sih, tapi kok perhatian ya? ahhh, biarin ajah...yang penting asik.
lalu dia menyuapi aku sepotong pisang krez yang aku belikan dikantin kejujuran... uhhhh, jadi gimana gitu... tapi gimana lagi, kisah ini berjudul 050789 bukan untukku.

Sabtu, 07 November 2009

awal sebuah kisah Eps 6

hari ini aku bertemu lagi dengannya, namun hari ini adalah hari terakhir aku melihatnya. dengan mengenakan pakaian gelap-terang, persis seperti yang aku inginkan waktu aku berangkat dari rumah (tapi hanya aku katakan didalam hati). walaupun pertemuan itu tidak lama tapi kenapa keberadaannya selalu membuatku tenang dan seakan tiada beban di kepala. namun ketika dia pergi, kenapa seakan ada yang hilang hingga hati ini terasa sesak.
terkadang aku berpikir kalau dia hanya memanfaatkan aku untuk untuk kepentingan pribadinya, dan saat kepentingannya telah selesai. dia tak lagi menganggapku dan pergi begitu saja.
apakan memang benar begitu??? kenapa dia harus mempermainkan aku,,,

Rabu, 28 Oktober 2009

awal sebuah kisah Eps. Smart Key Competition 2009






ini adalah foto para aktor-aktris drama "JUNGLE SCHOOL" yang tahun ini menang lagiiii... di Drama Competition 2009

HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA....
Ko bisa se yach, dari tahun ke tahun selalu kita yang menang, padahal kita biasa-biasa ajah , udah pakaiannya gak karu2an.... tapi emang gak bisa dipungkirin kalau temen2 emang hebatttt...

aku bangga jadi bagian kelas 2007 A.. apalagi drama tahun ini q mainnya ama 050789.. heheheheee... tambah semangat ajah... ya ampuuuunnn, waktu itu, qm ko bs akting bagus bangetttt...

awal sebuah kisah Eps 5

mungkin aku benar-benar jatuh cinta sama 050789,tapi aku tahu kalau dalam kisahku ini bukan seperti kisah marvel untuk melati, yang tetap bersatu walau rintangan menghalangi. aku mencintainya dengan sederhana, karena kesederhanaannya, karena endelnya, karena matanya yang selalu membisukanku. Tiap saat aku hanya berdoa pada-Nya agar aku semakin dekat dengannya jika itu yang terbaik untukku namun jauhkanlah aku darinya jika itulah yang terbaik untukku dan dirinya. walaupun aku tak bisa memilikinya, tapi aku akan berusaha menanamkan namaku dihatinya.

dan sekarang, aku mencoba untuk tidak begitu memperhatikannya... q mencoba untuk menjaga jarak, paling tidak supaya aku tidak memimpikannya setiap malam hingga aku merasa begitu tersiksa. tapi tetap saja, disaat aku menjauh, dia selalu mendekat, mengganggap aku seperti pacarnya sendiri. seandainya aku tidak meresponnya, itupun tak bisa kulakukan. makin hari aku makin bingung apa yang harus aku lakukan. hingga aku putuskan untuk mengikuti tiap permainannya. saat dia menggodaku, ku goda dia, saat dia menyentuhku, ku sentuh dia, apapun yang dia lakukan, kulakukan juga. aku ingin tahu seberapa lama ini akan berlangsung.

awal sebuah kisah Eps 4

OMG... betapa kaget bercampur senang bercampur lainnya karna tahu ternyata dia teman sekelasku. dia yang memiliki nama 050789 yang berpenampilan begitu sederhana dan mungkin wajahnya belum ditaburi apapun telah membuatku seperti orang yang sedang jatuh cinta lagi. ditambah dia terlalu banyak bicara. tapi nggak mungkin, itu nggak boleh terjadi, karna aku sudah punya kekasih dari SMA.
hari-hari demi hari terus berjalan, entah karna apa aku bisa menjadi begitu dekat dengannya, sampai-sampai aku dan dia mendapat panggilan yang jika dipanggil tak mungkin terpisahkan. mungkin karna sifatnya yang mudah bergaul dan sangat royal, sehingga dia mudah berteman dengan siapapun juga.. lama-kelamaan aku mulai memimpikan dia, mimpi yang aku tidak tahu maksudnya, suatu kejadian yang mungkin akan disukai semua laki-laki tapi tidak denganku. ketika aku, dia dan beberapa temannya sedang ada didepan kelas, kemudian ada seorang cowok yang menggoda dia, merayunya, dan nggak gitu jelas, tapi karna dia nggak suka hal itu, ketika aku lewat didepannya, dia menarikku dan langsung menciumku tepat didepan laki-laki itu. Upz... kaget donk, kuseret dia masuk kekelas lalu kutampar mukanya. bukan karna aku tidak suka dicium, tapi aku nggak suka kalau dia seperti itu.akupun mulai bertanya pada diriku sendiri, apa yang sedang aku rasakan ini, apa aku bener2 jatuh cinta sama dia????

setiap hari aku mulai mencari jawaban dari pertanyaan itu hingga aku mencari tahu siapa kekasihnya. aduuuuhhhh,,, betapa anehnya aku, biasanya, siapapun yang aku suka, q gak pernah mencari siapa pemiliknya. sedikit-demi sedikit aku mendapat informasi tentang dia sampai aku tahu bagaimana tipe cowoknya. walaupun aku nggak pernah sedikitpun bertanya tentang siapa pacarnya, siapa mantannya, bagaimana tipe cowoknya, karna waktu itu aku masih terlalu grogi untuk tanya hal seperti itu. dan saat itu pula aku tahu kalau aku bukan tipenya. aku mulai menghentikan pencarianku, namun semakin aku mendiam diri aku semakin terlalu memperhatikannya. dan pada suatu saat, ketika kuliah telah usai, dia mendapat telfon dari seorang cowok, dan aku tahu itu cowok, kenapa yang aku rasakan sebuah rasa cemburu yang begitu besar, aku merasa aku nggak suka dia mendapat telfon itu. aaaaarrrgghhhh... apalagi yang terjadi denganku ini,, spertinya aku benar2 jatuh cinta sama dia.

awal sebuah kisah Eps. Smart Key Competition 2008




tahun pertama, sekitar bulan mei, ada kompetisi antar kelas se prodi bhs ing, nah kelasku tentu ikut dunk, awalnya sih aku gak pengen berpartisipasi dalam kompetisi ini, tapi kok temen2 percaya ama aku untuk ikut drama competition, tentunya dengan teman2 yang lain dan sutradara terbaik dikelas. tapi sayangnya 050789 malah gak ikut sebagai artisnya, dia malah milih jadi narator dan nglatih tmen2 waktu latihan...ahhh... gpp lah, yg penting ada yg buat aku semangat latihan... heheheee... tapi jadinya malah grogi, apalagi kalau uda dapat komentar dari dia, waaaahhhhh... malah gak maksimal blazzz,,, jadi waktu aku yang speak up, ya... datar2 ajha.. tapi aku yakin waktu aku tampil didepan orang banyak, aku akan keluarkan expressiku semaksimal mungkin...
kami hanya latihan sekitar kurang lebih 2 mingguan, untungnya, para crew yang lainnya juga bersemangat untuk nyiapin property dan persyaratan lainnya supya drama ini siap dimainkan, jadi para pemain bisa tetep fokus ama karakternya masing-masing..
saat hari itu tiba, uhhhh... aku bener2 ndredeg puol. nunggu waktu kelasku maen tuh rasanya luama sekali, makin lama tuh ya rasanya malah makin lupa semua apa yang mau diomongin ntar. untungnya masih ada jeda sholat dhuhur sebelum kelasku tampil. jadi aku masih bisa nenangin diri and berdoa supaya semua bisa berjalan dengan baik dan bisa menjadi yang terbaik.
dan saat penampilan telah berakhir, ahhh.. leganya... sekarang kami tinggal menunggu hasilnya ajah... semua pemain masih berkumpul dimarkas.. hehe, dikozan maksudnya. ada sebagian yang pulang, bagi yang rumahnya jauh.. tapi aku rasanya gak tenang kalau belum tahu hasilnya.. jadi aku tetep dimarkas ama temen2 yang lain... karena kyaknya aku yakin banget kalau kelasku kan menang, kalau diliat dari penampilan dari kelas yang lain, emang kelasku yang paling cocok ama temanya... dari situ doank sih keyakinanku... dan saat sore hari tlah tiba, kami semua kembali kekampuz untuk mengetahui hasilnya... gak disangka dan gak terduga kalau kelasku bisa jadi THE WINNER, aku rasanya gak percaya, kudu nangisss... ya ampuuunnn.. ternyata gini rasanya kalau kita meraih sebuah kemenangan dari jerih payah yang tak terbayarkan, dan tanpa pamrih. aku gak bisa nafas, pokoke sueneng pol.. apalagi sewaktu kami mendengar bahwa kami akan tampil lagi besok di final debate contest dan akan disaksikan semua mahasiswa seprodi, bagi yang pengen nonton sih, dan disaksikan para dosen... kayaknya semua ini bener-bener diluar mimpi kami semua. kami semua langsung nyiapin properti yang masih bisa di pake dan ngelist apa yang dibutuhkan buat besok, lalu kami semua harus segera istirahat dan mempersiapkan mental kami untuk tampil lagi besok sore dan disaksikan oleh ribuan pasang mata... hahahahaaa.. lebay.

Selasa, 27 Oktober 2009

awal sebuah kisah Eps 3

hari itu adalah hari terakhir kegiatan OSPEK. tapi belum juga aku bertemu dengannya lagi. aku berfikir mungkin itu hanya sebuah kebetulan saja. namun ternyata itu salah. aku bertemu lagi ketika dia sudah berada didalam mobil yang akan membawanya kembali ke tempat tidurnya yang nyaman, dirumahnya sendiri. aku pikir dia akan menawarkanku untuk pulang bersamanya, uhh... ternyata cuma mimpi. walaupun demikian dia masih sempat untuk menyapaku dan berpamitan denganku. akupun pulang sendiri dengan naik becak karena tak ada seorangpun yang menjemputku. capek sekali rasanya, sehingga aku langsung tertidur pulas dikursi panjang diruang tamuku, padahal aku belum sempat ganti baju dan dan mencari bantal untuk menyanggah kepalaku.

awal sebuah kisah Eps 2

hari kedua, kami tidak bertemu sama sekali. entah dia berada dimana. karena memang semua sibuk dengan kelompoknya masing-masing. akupun mulai berandai-andai, jika mungkin aku bertemu lagi, aku mau ngapain yach ?!@#$%^&*?

awal sebuah kisah Eps 1

pada suatu hari datanglah seorang hawa hadir dalam hidupku... bermula dari pertemuan tak terduga ditengah lapangan yang amat panas sekali. berdiri diantara banyak manusia. sepasang mata indah terpaku dimataku, aku memandang matanya, aku suka sekali mata itu , yang ada goresan hitam mengitari bola matanya, dia mendekat dan memanggil namaku, seseorang yang memakai baju hijau, celana hitam dan berkerudung hijau muda. entah bagaimana dia bisa tahu namaku, tapi aku merasa begitu senang. sorotan matanya yang tajam membuatku membisu sehingga butuh waktu cukup lama untuk membalas sapaannya. hari itu adalah hari pertama dimana aku dan dia dipertemukan untuk mengikuti OPSPEK di kampus baruku. inilah awal sebuah kisahku dari dua tahun yang lalu.